Hal yang terpenting berikutnya dalam membuat web (baca:blog) adalah memilih tempat web hosting. Tentu dengan berbagai pertimbangan. Mulai dari pertimbangan harga sampai kestabilan jaringan internet web hosting tersebut.
Saat ini sudah sangat banyak provider yang menyediakan layanan hosting internet, dengan berbagai fitur, tentu disertai berbagai kekurangan dan kebaikan pula. Untuk yang gratis, sudah banyak pula yang menyediakan, tentu dengan berbagai plus dan minusnya. Menurutku, hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih tempat hosting gratis adalah :
1. Lokasi tempat hosting
Ditujukan kepada siapa saja pembaca blog anda. Misalnya nantinya blog anda disusun dalam bahasa Indonesia, berarti secara tidak langsung blog anda dikhususkan untuk pembaca di Indonesia. Atau kalau anda ingin blog anda dalam bahasa Inggris, berarti pembaca blog ditujukan kepada masyarakat di dunia. Jika pembaca blog anda ditujukan untuk masyarakat internasional, lokasi hosting sebaiknya jangan di Indonesia (maaf, bukan karena aku tidak mencintai Indonesia, namun menurutku karena infrastruktur di Indonesia belum cukup memadai untuk tujuan itu), Anda dapat memilih Eropa atau Amerika. Sehingga sangat penting untuk memilih lokasi blog hosting anda.
2. Kestabilan koneksi internet penyedia jasa hosting
Jangan percaya uptime server penyedia jasa hosting internet. Pada kenyataannya, karena beban yang terlalu banyak, banyak server yang ‘sekarat’ namun secara fisik masih tetap ‘hidup’ sehingga belum dikenal sebagai down server yang berarti uptime servernya tidak ‘terganggu’. Sehingga blog anda agak susah untuk diakses oleh orang lain, bahkan terkadang tidak dapat diakses. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh Kuota bandwidth internasional yang tidak cukup memadai untuk digunakan secara bersamaan oleh beberapa puluh, ratus bahkan ribuan sampai puluhan ribu web untuk diakses secara bersamaan walaupun mereka mempunyai aplikasi manajemen untuk mengatur kuota pemakaian bandwidth tersebut yang disebut Load Balance. Oleh karena itu, perhatikan besarnya bandwidth internasional yang disediakan oleh penyedia jasa Internet Hosting anda. Semakin besar bandwidth internasional yang disediakan, semakin stabil koneksi internetnya, sehingga blog anda tidak akan bermasalah jika diakses oleh orang lain dari manapun mereka berada.
3. Kuota harddisk dan bandwidth internet
Sebagian besar penyedia jasa hosting internet mengatur besarnya kuota pemakaian harddisk dan pemakaian bandwidth internet yang kita gunakan. Untuk aplikasi blog, biasanya tidak memerlukan kuota harddisk yang tidak terlalu besar, misalnya saja, untuk wordpress (yang sering aku gunakan, termasuk pada blog ini) hanya memerlukan sekitar 10 MB untuk instalasi awal. Ditambah dengan berbagai file tambahan misalnya untuk logo, theme, plugins dan yang lainnya, paling tidak hanya membutuhkan 10MB. Kalau ditotal, hanya membutuhkan 20MB. Jadi menurutku, provider yang menyediakan Kuota harddisk 50MB pun sudah lebih dari cukup untuk suatu blog.
Untuk kuota bandwidth, suatu blog yang rata-rata dikunjungi oleh lebih kurang sekitar 50 pengunjung setiap hari (untuk ukuran blog baru itu sudah sangat bagus) hanya memerlukan kuota bandwidth sekitar 1 GB. Jadi jika ada yang menawarkan 2 GB keatas, itu sudah lebih dari cukup untuk suatu blog.
4. Iklan yang diperkenankan
Saat ini banyak penyedia jasa hosting internet yang menawarkan jasa hosting gratis, namun ujung-ujungnya mereka memaksakan untuk menampilkan iklan mereka (biasanya dalam bentuk banner atau text link yang posisinya di atas atau bawah web/blog kita) pada web atau blog kita yang membuat semakin kurang nyaman, apalagi iklan yang dipasang tergolong dalam ukuran yang besar. Carilah jasa hosting internet gratis yang tidak akan menampilkan iklan mereka namun iklan dari kita tetap diizinkan.
Tidak banyak yang menyediakan jasa hosting internet gratis yang menurutku memenuhi 4 kriteria tersebut di atas. Namun menurutku yang paling cocok adalah TAC Host yang beralamat http://www.tachost.com. TAC Host menyediakan layanan hosting internet gratis dengan lokasi server di Jerman, dengan kuota bandwidth internasional 50Gbps (bandingkan dengan kuota bandwidth internasional dari perusahaan hosting di Indonesia yang menurutku rata-rata hanya 2Mbps), kuota harddisk disiapkan sebesar 250MB dan kuota bandwidth per bulan sebesar 4GB, dan yang perlu diperhatikan adalah tanpa iklan. Menurutku itu sudah lebih dari cukup untuk suatu blog atau jenis web lain yang anda inginkan. Untuk ukuran Indonesia, fasilitas web hosting seperti itu, dikenakan biaya kira-kira sebesar Rp 25.000,- sebulan atau sekitar Rp 300.000,- setahun.
Untuk mendaftar pun tidak dikenakan biaya alias gratis, cukup daftarkan ke www.tachost.com dan pada paket FREE Hosting Plan pilih Sign Up
Yakinkan pada FREE Hosting Plan anda pilih. Kemudian pilih Continue
Akan tampak seperti gambar berikut :
Kemudian isi setiap item yang diminta. Jangan lupa centang pada Yes, I agree and want to continue the registration!. Setelah itu pilih Continue>>.
Selamat… Sekarang anda telah mendapatkan internet hosting baru. Silahkan cek email anda tentang segala informasi tentang account hosting anda, misalnya nama DNS, user dan login hosting anda.
Segala informasi tentang pengaturan hosting hingga siap menjadi blog yang online akan dijelaskan selanjutnya. Jadi bersabar lagi yah… Orang Sabar Disayang Pacar…. OK…