<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mumyls Blog &#187; Kisah Sukses</title>
	<atom:link href="http://www.mumyls.web.id/category/serba-serbi/kisah-sukses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mumyls.web.id</link>
	<description>Catatan Harianku</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2010 10:49:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Kolonel Harland Sanders</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/06/kolonel-harland-sanders/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/06/kolonel-harland-sanders/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 00:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[chicken]]></category>
		<category><![CDATA[franchise]]></category>
		<category><![CDATA[fried]]></category>
		<category><![CDATA[goreng]]></category>
		<category><![CDATA[harland]]></category>
		<category><![CDATA[kentucky]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[kolonel]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri]]></category>
		<category><![CDATA[sanders]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[waralaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/06/kolonel-harland-sanders/</guid>
		<description><![CDATA[Lahir pada tanggal 9 September 1890. Mulai aktif dalam mewaralabakan (franchise) bisnis ayamnya pada usia 65 tahun. Saat ini, usahanya yang dikenal dengan Kentucky Fried Chicken atau KFC® telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam sistem makanan siap saji di dunia. Sosok Kolonel Sanders, pionir dalam restoran siap saji menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Lebih dari satu miliar ayam goreng hasil resep Kolonel dinikmati setiap tahunnya. Dan itu tidak hanya di Amerika Utara. Bahkan tersedia hampir di 80 negara di seluruh dunia. Pada umur 6 tahun, ayahnya meninggal dunia. Ibunya sudah tidak bisa bekerja lagi, dan Harland muda sudah harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun dan suster bayinya. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah dan ia meninggal rumah tempat tinggalnya dekat Henryville, Ind., untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Ind. Dia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun, pertama sebagai tukang parkir pada usia 15 tahun di New Albany, Ind., dan kemudian sebagai pada usia 16 tahun menjadi tentara yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/06/kolonel-harland-sanders/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raymond Kroc</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/06/raymond-kroc/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/06/raymond-kroc/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 01:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[biografi]]></category>
		<category><![CDATA[donald]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[kroc]]></category>
		<category><![CDATA[mc]]></category>
		<category><![CDATA[McDonald]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri]]></category>
		<category><![CDATA[raymond]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/06/raymond-kroc/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1954, seorang salesman mesin susu kocok berumur lima puluh dua tahun melihat kios hamburger di San Bernardino, California, dan membayangkan sebuah industri baru yang besar: fast food. Dalam apa yang seharusnya menjadi tahun emasnya, Raymond Kroc, pendiri dan pembangun McDonald’s Corporation, membuktikan dirinya sebagai seorang pelopor industri yang tidak kalah kemampuannya dengan Henry Ford. Dia merevolusikan industri restoran dengan memberlakukan disiplin atas produksi hamburger, kentang goreng, dan susu kocok. Dengan mengembangkan sistem operasi dan antaran yang maju, dia memastikan bahwa kentang goreng yang dibeli oleh pelanggan di Topeka akan sama dengan yang dibeli di New York City. Konsistensi seperti ini menjadikan McDonald’s nama mereka yang mendefinisikan fast food Amerika. Pada tahun 1960, terdapat lebih dari 200 saluran McDonald’s di seluruh Amerika, perluasan cepat yang dikobarkan oleh biaya franchise yang rendah. Ray Kroc telah menciptakan salah satu merek yang paling kuat sepanjang masa. Tetapi dia nyaris tidak mendapat keuntungan. Akhirnya, dia memutuskan untuk menggunakan real estate sebagai pendukung keuangan yang menyebabkan McDonald’s menjadi operasi yang menguntungkan. Pada tahun 1956, Kroc mendirikan Franchise Realty Corporation, membeli tanah dan bertindak selaku pemilik restoran bagi pembeli franchise yang penuh minat. Dengan langkah ini, McDonald’s mulai memperoleh penghasilan yang sesungguhnya, dan perusahaan pun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/06/raymond-kroc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steve Jobs</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/06/steve-jobs/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/06/steve-jobs/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 00:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[biografi]]></category>
		<category><![CDATA[jobs]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri]]></category>
		<category><![CDATA[steve]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/06/steve-jobs/</guid>
		<description><![CDATA[Lahir pada tahun 1955 Los Altos California; Bersama dengan Steve Wozniak, pendiri perusahaan Apple Komputer dan telah menjadi multi-jutawan sebelum berumur 30 tahun. Dimulai dengan perusahaan NeXT untuk membuat sistem pendidikan dengan harga yang terjangkau, menemukan bahwa menjual software lebih baik dari pada menjual hardware. Pada February 1955, Jobs tidak merasa senang bersekolah di Mountain View, jadi keluarganya pindah ke Los Altos, California, dimana Steven melanjutkan ke sekolah tinggi Homestead. Guru elektroniknya di sekolah tinggi Homestead, Hohn McCollum, memanggilnya sebagai &#8220;something of a loner&#8221; dan &#8220;always had a different way of looking at things.&#8221; Setelah selesai sekolah, Jobs melanjutkan mengajar di perusahaan elektronika Hewlett-Packard di Palo Alto, California. Disana dia direkrut sebagai karyawan selama musim panas. Karyawan lain di Hewlett-Packard adalah Stephen Wozniak seorang yang drop-out dari University of California di Berkeley. Seorang insinyur whiz dengan kemampuan elektronika seperti gadgets, Wozniak pada waktu itu mengenalkan &#8220;blue box,&#8221; hasil karyanya, sebuah telepon genggam ilegal yang dapat digunakan untuk komunikasi sambungan langsung jarak jauh. Jobs membantu Wozniak menjual beberapa nomor kepada pelanggan. Steve Jobs bekerja untuk Atari setelah lulus dari Reed College, Jobs menemukan temannya Steve Wozniak. Dua desainer komputer game dan telepon &#8220;blue box&#8221;, mendapatkan lebih banyak keahlian mereka dari klub [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/06/steve-jobs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soichiro Honda</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/06/soichiro-honda/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/06/soichiro-honda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 07:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[honda]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[saichiro]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/06/soichiro-honda/</guid>
		<description><![CDATA[Soichiro Honda lahir tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (kini Tenrryu City) yang terpencil di Shizuoka prefecture. Daerah Chubu di antara Tokyo, Kyoto, dan Nara di Pulau Honshu yang awalnya penuh tanaman teh yang rapi, yang disela-selanya ditanami arbei yang lezat. Namun kini daerah kelahiran Honda sudah ditelan Hamamatsu yaitu kota terbesar di provinsi itu. Ayahnya bernama Gihei Honda seorang tukang besi yang beralih menjadi pengusaha bengkel sepeda, sedangkan ibunya bernama Mika, Soichiro anak sulung dari sembilan bersaudara, namun hanya empat yang berhasil mencapai umur dewasa. Yang lain meninggal semasa kanak-kanak akibat kekurangan obat dan juga akibat lingkungan yang kumuh. Walaupun Gihei Honda miskin, namun ia suka pembaharuan. Ketika muncul pipa sigaret modal Barat, ia tidak ragu-ragu mengganti pipa cigaret tradisionalnya yang bengkok, tidak peduli para tetangganya menganggapnya aneh. Rupanya sifat itu dan juga keterampilannya menangani mesin menurun pada anak sulungnya. Sebelum masuk sekolah pun Soichiro sudah senang, membantu ayahnya di bengkel besi. Ia juga sangat terpesona melihat dan mendengar dengum mesin penggiling padi yang terletak beberapa kilometer dari desanya. Di sekolah prestasinya rendah. Honda mengaku ulangan-ulangannya buruk. Ia tidak suka membaca, sedangkan mengarang dirasakannya sangat sulit. Tidak jarang ia bolos. “Sampai sekarang pun saya lebih efisien belajar dari TV [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/06/soichiro-honda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hendry Ford</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/03/hendry-ford/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/03/hendry-ford/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 04:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[ford]]></category>
		<category><![CDATA[hendry]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/03/25/</guid>
		<description><![CDATA[Henry Ford dilahirkan pada tanggal 30 Juli 1863. Ia dimasukkan ke sekolahnya pada usia 5 tahun oleh ibunya. Ketika akan berangkat ia harus berlari-lari kecil menuju sekolahnya yang berjarak kurang lebih 2½ mil itu. Dan dengan jarak yang sama pula kembali pulang pada saat gelap telah turun, sampai di rumah. Dengan begitu ia harus membawa bekal dari rumah untuk makan siang di sekolahnya. Tiga tahun kemudian ia dipindahkan ke sekolah lain oleh orang tuanya tapi masih dalam jarak yang sama. Sejak masih kecil Henry telah menaruh perhatian yang besar terhadap berbagai mesin-mesin. Hal tersebut amat mencemaskan ayahnya. Ayahnya, William Ford menginginkan anaknya kelak menjadi seorang petani atau pedagang besar dan sukses karena ia sendiri adalah juga keturunan seorang petani. Akan tetapi Hendry tidak berminat terhadap pertanian. Kesukaannya kepada mesin-mesin itu kadang-kadang sering menyulitkannya, karena ia harus melawan kemauan ayahnya. Suatu hari seorang petani datang ke sekolah Henry sambil marah-marah. Ia mengadu kepada guru di sekolah itu, dan menceritakan perihal tingkah laku beberapa orang murid sekolah itu. Mereka dipimpin oleh Henry untuk membendung sebuah sungai kecil yang mengaliri ladang-ladang pertanian miliki petani tadi. Bendungan tersebut mengakibatkan aliran sungai menjadi terhenti dan mengakibatkan banjir yang tidak karuan. Sang guru langsung berpaling dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/03/hendry-ford/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Matsushita Konosuke</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/03/matsushita-konosuke/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/03/matsushita-konosuke/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 03:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[konosuke]]></category>
		<category><![CDATA[matsushita]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Dari beberapa nama tokoh Jepang yang berhasil membangun perekonomian Jepang, nama Matsushita Konosuke termasuk di dalam kelompok nama tersebut. Matsushita berhasil membangun kerajaan industrinya hingga mencapai tujuh ratus sembilan puluh lima perusahaan dengan jumlah karyawan sebanyak seratus lima puluh ribu orang. Setelah sukses, Matsushita menulis beberapa buah buku dan majalah yang berperan dalam menyebarkan gagasan-gagasannya untuk dapat dipahami oleh masyarakat Jepang. Ia juga mengumpulkan pemuda-pemudi Jepang yang berbakat untuk dididik dan dipersiapkan sebagai generasi penerus yang siap memimpin Jepang di masa datang. Matsushita Konosuke dilahirkan pad tahun 1894 di Wakayama, Wilayah Barat Jepang. Sebagai seorang anak bungsu dari keluarga petani tuan tanah selama empat puluh generasi, masa muda Konosuke dapat dilalui dengan baik. Kebahagiaan ini tidak dapat dinikmati lebih lama oleh Konosuke karena ayahnya menderita rugi dalam sebuah usaha spekulasi beras. Kerugian ini mengakibatkan ayahnya menjual semua harta bendanya. Konosuke lalu meninggalkan bangku pendidikan tanpa menyelesaikan bangku pendidikan dasar. Ayahnya lalu membuka sebuah toko alas kaki kayu dan usaha ini berkembang dengan lambat. Untuk mempercepat waktu dalam mengembangkan usaha, kembali ayah Konosuke bermain spekulasi beras, dan gagal lagi. Selanjutnya ayahnya pergi ke Osaka dan bekerja sebagai buruh. Setelah menderita keugian terus-menerus, saudara-saudara Konosuke mulai meninggal satu persatu karena TBC. Dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/03/matsushita-konosuke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aristoteles Onassis</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/03/aristoteles-onassis/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/03/aristoteles-onassis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 03:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[aristoteles]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[onassis]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/03/aristoteles-onassis/</guid>
		<description><![CDATA[Aristoteles Onassis dilahirkan pada tanggal 20 Januari 1906 di Simyrna, sebuah kota Yunani yang makmur di pantai Barat Turki. Di antara kesepuluh orang kaya kita, Aristotle Onassis memiliki kekayaan luar biasa, yang dihitung dalam miliaran, bukannya jutaan. Kemasyhuran namanya masih ditambah lagi dengan hubungannya yang penuh gejolak dengan Maria Callas, penyanyi opera yang terkenal, dan kemudian dengan Jacquiline Bouvier Kennedy. Dan seperti lazimnya, berbagai kisah yang dilebih-lebihkan atau setengah dongeng telah beredar, mengenai dia, terutama mengenai asal-usulnya yang sederhana. Konon, ia lahir dari sebuah keluarga miskin, yang hidupnya selalu kekurangan. Konon, ayahnya adalah penjaja dagangan buatan sendiri dari pintu ke pintu, dan ibunya pembantu rumah tangga. Onassis tidak pernah mencoba meluruskan pendapat orang banyak tentang masa lalunya, sekurang-kurangnya dimuka umum, karena kisah-kisah seperti itu biasanya malah menambah cemerlang aura misteri yang mengelilingi dirinya. Ia selalu menyadari pentingnya citra diri seseorang dalam meraih sukses, suatu hal yang akan kita bicarakan lagi nanti. Dalam kenyataan, ayah Onassis adalah seorang pedagang grosir yang berkecukupan dan mempunyai nama sebab ia juga menjabat presiden sebuah bank dan rumah sakit setempat. Namun Onassis bukan ahli waris kekayaan ayahnya, dan ia menjadi kaya karena kekayaan keluarganya. Seperti yang akan kita lihat, ia pergi ke Amerika Serikat ketika [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/03/aristoteles-onassis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdullah Gymastiar</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/03/abdullah-gymastiar/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/03/abdullah-gymastiar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 02:57:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[aa]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[gym]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/2009/03/abdullah-gymastiar/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kalau kita mau sukses, kunci pertama adalah jujur, dengan bermodalkan kejujuran, orang akan percaya kepada kita. Kedua, professional. Kita harus cakap sehingga siapapun yang memerlukan kita merasa puas dengan yang kita kerjakan. Ketiga, inovatif, artinya kita harus mampu menciptakan sesuatu yang baru, jangan hanya menjiplak atau meniru yang sudah ada.&#8221; Sosok kyai muda ini sering kali muncul di acara televisi secara langsung yang selalu dihadiri oleh ribuan massa menjadi ciri khas dan fenomena tersendiri. Beliau adalah K.H. Abdullah Gymnastiar atau biasa dipanggil Aa Gym, pimpinan pesantren Daarut Tauhid Bandung. Aa Gym memulai pendidikan formal awal di SD Damar sebuah SD swasta yang kini sudah dibubarkan. Sekolah ini cukup jauh dari rumahnya, sekitar tiga kilometer. Masa itu, pilihan satu-satunya ke sekolah adalah berjalan kaki. Menjelang naik ke kelas 3 SD, pindah ke KPAD Gegerkalong. Aa Gym pun pindah sekolah ke SD Sukarasa 3. Bakat saya mulai berkembang dan nilai prestasi sekolah pun cukup bagus. Terbukti ketika tamat, beliau terpilih menjadi ranking terbaik II di sekolah dengan selisih satu nilai saja dibandingkan ranking I. Di bidang seni, bakat beliau juga berkembang, seperti menggambar dan menyanyi. Sejak itu pula Aa Gym sering ditunjuk menjadi ketua kelas dan aktif dalam gerakan Pramuka. Jiwa dagang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/03/abdullah-gymastiar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fadel Muhammad</title>
		<link>http://www.mumyls.web.id/2009/03/fadel-muhammad/</link>
		<comments>http://www.mumyls.web.id/2009/03/fadel-muhammad/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 02:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mumyls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[fadel]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mumyls.web.id/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Modal Fadel dalam berusaha adalah haqqul yakin, keyakinan kuat. Tantangan itu bukan hambatan, kalau dihadapi dengan ulet dan tekun, serta kerja keras, tidak ada masalah. Selalu ada problem solving. Salah satu yang paling tidak disukai Fadel adalah, bila ada temannya yang tidak mau berusaha mencari jalan keluar dari persoalan yang dihadapinya sendiri atau problem yang dihadapi bersama. &#8220;Allah tidak akan mengubah nasib seseorang jika orang itu sendiri tidak berusaha merubahnya,&#8221; (Fadel Muhammad). Fadel selalu berfikir, kalau orang lain bisa kenapa kita tidak. Ia memang punya watak selalu ingin maju. Sebagai contoh, ketika Bukaka membuat mesin asphalt sprayer (aspal semprot). Percobaan-percobaan di bengkel Bukaka itu selalu gagal. Hasil yang keluar dari mesin adalah bubur, bukan aspal. Fadel penasaran. Mesin yang dikerjakan berhari-hari itu dibongkar. Lalu ketahuan bahwa komponen magnet dan motornya nggak jalan. Begitu komponennya diganti, bagus hasilnya. Bagi Fadel dkk, selama masih bisa dicoba nggak ada kata menyerah. Fadel berprinsip &#8220;Man jadda wa jadda&#8221; siapa yang berusaha akan berhasil juga akhirnya. Tetapi semua itu ada batasnya. Kalau semua cara sudah dicoba, masih mentok juga, apa boleh buat, tidak perlu kecewa, Tawakal kepada Allah SWT, ujar Fadel yang menunaikan hajinya tahun 1989. Keberhasilan seseorang menurut Fadel, disamping kerja keras dan terus [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.mumyls.web.id/2009/03/fadel-muhammad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
